Benar, aku benci dengan konsep soal menjodohkan. Setiap soal memiliki jawaban yang terpisah secara random, dan para pelajar, dituntut untuk menentukan jodoh dari setiap soal dan jawaban tersebut.
Padahal seperti kita ketahui bersama, jodoh ada ditangan Tuhan, dan kita harus mengejar dan menunggunya sendiri. Menentukan nasib sepasang soal dan jawaban hanya kepada seorang pelajar, bagiku adalah tindakan yang tidak bijak.
Apalagi, jika pelajar itu sendiri adalah seorang fakir asmara yang bahkan tidak dapat menemukan pasangannya sendiri.
Apa yang dapat mereka, soal dan jawaban ini, harapkan dari pelajar seperti kami?
Aku benci setiap kali menemukan soal menjodohkan. Baik itu dalam ulangan, pekerjaan rumah, LKSku, maupun LKS temanku yang kupinjam karena sedang tidak membawa.
Namun meski aku membencinya, sungguh, aku pernah menyukainya. Seingatku, itu ketika SD, sewaktu aku masih sanggup menjawab segala pertanyaan dengan benar.
Masa-masa itu, membuatku menggemari soal menjodohkan. Setidaknya, ia meyakinkanku bahwa setiap hal, diciptakan berpasangan. Dan setiap kali aku berhasil mempertemukan soal dan jawab yang semestinya, aku merasa sebagai mak comblang paling kece di dunia.
Tapi, itu dulu. Kini kegemaran itu tak ada lagi. Karena seiring dengan meningkatnya jenjang pendidikan, aku menemukan bahwa jawaban yang disediakan, melebihi kapasitas soal yang ada.
Ini berarti, akan ada jawaban yang tidak mendapatkan jodoh.
Atau setidaknya, akan ada jawaban yang poligami. Aku pernah mempraktekanya, menjodohkan satu soal dengan dua jawaban. Tapi guruku menyalahkanya. Menurutnya, tidak semestinya itu terjadi.
Mungkin, seperti itulah sebuah kehidupan. Ketika kecil, kita akan dihadapkan pada berbagai kebahagiaan, membuat kita berani untuk bermimpi.
Namun, disaat kita mulai siap, barulah kita dihadapkan pada kehidupan sebenarnya, yang memperlihatkan bahwa harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan.
Setidaknya, fase inilah yang terjadi pada kita. Pada kita yang hidup dengan beruntung. Karena sesungguhnya, ada mereka yang langsung berhadapan dengan hidup, saat masih dalam sebuah masa, dimana seharusnya mereka memupuk keberanian untuk bermimpi.
Anyway, postingan ini mengingatkan kalau gue belum ngebalikin LKS teman.
Foto-foto pada postingan ini, nyolongnya dari blog ini #okesip

Jadi bagaimana…apakah semua soal terjawab dengan benar sekarang?
Jadi teringat jaman SD ya kalau ngomongin soal menjodohkan.
jodoh aku aja gak jelas, pake ngejodohin soal :(
Jadi inget masa SD juga.
:D
sd pau ajxc blm lulus lo ;p…..!
hahahahahahaha…… :D
ini sungguh sebuah sudut pandang yg tidak biasa dari seorang pelajar yg (katanya sih) ganteng..
semoga igo cepat dapat jodoh, biar gak grepe2 si windy mulu
haha_a
he..he… bisa aja, emang korelasinya apa yah ???? *lucu broo
gajelas lo klo ngomong kyk ganteng gelandangan tengik
hahaha wah baru sadar ya soal menjodohkan yg biasa di LKS bsa mengandung makna itu
mantap bro, analisisnya….hehe
nitip dlu :
Ada yg baru nih !!!
http://fauzanmars.wordpress.com/2012/05/12/cara-mudah-mengembalikan-tampilan-profil-facebook-yang-lama/
gue kira Ageng udah ubah aliran ke love story, rupanya.. errrr
jihaa, kirain cerita ttg perjodohan asmara. ga taunya? soal perjodohn di lks :D
gua kira ini bakal jadi skrip lanjutan cinta fitri, ternyata.. *menghela nafas* #cintafitriholic #tapibohong :D
cerdasss
hmm, unik.. lucu cara penyampaiannya.. soal menjodohkan itu, biasanya sih ada 4 pilihan A, B, C dan D.. tapi tak sedikit yang lebih dari itu.. selamat menjodohkan yaaaa, aaahh lega rasanya sudah tidak menjadi pelajar lagi.. :P
Menarik. Konsep soal menjodohkan seperti konsep jodoh sesungguhnya.
hehehhe.. sumpah musti di baca 2x biar ngerti :D
bingung hubungan apa ya??
Salam Kenal Ya Untuk Semuanya.. :)
Semangat adalah Kunci keberhasilan baik tulisan maupun ungkapan perasaan.. Ayoo semangat.. :D
analogi sederhana yang ngena banget ^^
selamat datang di dunia nyataa… hehe
*ah ya, tipe tulisannya mengalami metamorfosis ya?
wah setuju .tdk semua hal ada jodohnya mungkin ada poligaminya
ahaha, bocet ni anak.
kirain mau di jodohin sama ortu hehe
Salam kenal. Ada yang bilang bahwa jodoh kita sudah ditentukan sebelum kita lahir. Wallahualam bisawab
Wahhh,, Om Ane Suka Om Cara Pemilihan Judulnya.. :) Sangat Variatif Sekali.. :/
Sangat menginspirasi sekali.. Menulislah Selagi Kita Masih Bisa Berkarya.. :) Semangat..
Maksudnya LKS=Lembar Kerja Siswaq ya sobat :)
Entah kenapa gue bacanya cengengesan. Mungkin Ini yang namanya sok serius tapi lucu :))